banner 728x250

Anggota DPR-Aceh Fraksi Demokrat Kecam KLB Abal-Abal

  • Bagikan
banner 468x60

Media Pancasila – Banda Aceh, Klarifikasi Edi Saputra alias Edi Obama atas kehadirannya ke Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diselenggarakan di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada 5 Maret 2021 lalu dianggap paradoks. Minggu, 7/3/2021.

Hal itu disampaikan oleh Muhammat Yunus alias Banta, selaku kader Partai Demokrat, yang saat ini juga anggota DPR Aceh, fraksi demokrat, Dapil Aceh Timur. Banta mengutuk keras tindakan KLB yang dinilai melanggar AD/ART Partai Demokrat itu.

BACA JUGA : BANTA : Tidak Ada Tempat Bagi Penghianat

“Saya ingin menyampaikan beberapa hal terkait nama Aceh disebut-sebut sebagai peserta KLB, saya ingin menjelaskan bahwa tidak ada kader Demokrat Aceh yang menjadi peserta disana,” ujar Banta.

BACA JUGA : Tak Bisa Berenang Farhan Ditemukan Meninggal Terseret Arus Sungai

Setelah ditelusuri, yang hadir di KLB Deli Serdang itu adalah Edi Saputra atau Edi Obama, yang merupakan mantan kader partai demokrat yang telah dipecat pada tahun 2019 silam.

BACA JUGA : Lakalantas Fuso VS Pick Up Sopir Meninggal di TKP

“Saat ini yang bersangkutan sudah bergabung dengan Partai Aceh (PA) dan menjabat sebagai wakil bendahara umum DPP Partai Aceh, jelas Banta.

Saya yakin dan percaya, sambung Banta, bahwa tindakan itu dilakukan tanpa persetujuan bapak Muzakir Manaf atau Muallem selaku ketua Umum DPP Partai Aceh, karna kita semua tahu bahwa tidak mungkin Muallem mau mencampuri urusan partai lain.” katanya.

Mengenai klarifikasi Edi Obama yang menghadiri KLB tersebut dianggap paradoks oleh Muhammat Yunus alias Banta. “Saudara Edi Obama mengatakan kehadiranya di KLB hanya sebagai tamu undangan. Perlu digaris bawahi, tidak ada istilah mengundang tamu dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang boleh hadir hanya peserta KLB yang diambil dari kader ataupun pengurus partai itu sendiri.

Jika saudara Edi Obama menginginkan keadilan terkait pemecatan, bukan KLB tempatnya melainkan mahkamah partai.” ujar Banta seraya meminta kepada Muallem untuk memberikan sangsi tegas terhadap sudara Edi Obama, agar tidak timbul fitnah dan kesalah fahaman hingga menggangu hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara partai Demokrat dan Partai Aceh.

Sebelumnya, Edi Obama memfosting klarifikasi menghadiri KLB Partai Demokrat yang belangsung di Sibolangit itu, didinding akun Facebooknya “Edi Saputra” yang diunggah pada Sabtu (6/3) sekira pukul 17: 51 Wib.

Berikut Pernyataan dan klarifikasi saya kepada teman-teman di Aceh dan seluruh Indonesia. “Dengan mengucapkan Bismilahirahmanirrahim, dengan ini saya ingin menyampaikan beberapa hal mengenai keterlibatan saya dalam Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Sibolangit, Sumut.” tulis Edi Obama.

4 poin yang ditegaskan Edi Obama dalam klarifikasinya tersebut, sebagai berikut ;

1. Benar bahwa saya menghadiri acara KLB di Sibolangit atas undangan dari panitia.

2. Hadirnya saya ke acara KLB bukan untuk mencari jabatan, melainkan untuk memulihkan nama baik saya, yang sebelumnya diberhentikan sepihak, oleh Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Nova Iriansyah Nurdin yang tidak sesuai dengan AD/ART partai politik, dan disini saya tegaskan bahwa saya tidak bersedia untuk dicalonkan kembali sebagai ketua DPC Bireuen maupun Ketua DPD Partai Demokrat Aceh hasil KLB Sibolangit, Sumut.

3. Mengenai berita yang beredar luas di masyarakat, bahwa saya akan kembali memimpin partai Demokrat Bireuen adalah tidak benar, karna saya merupakan pengurus partai lokal yang sangat saya cintai, yaitu Partai Aceh.

4. Demikianlah pernyataan ini saya buat, tanpa ada paksaan dan tekanan dari pihak manapun, agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. (Ariss)

 

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.