banner 728x250

Demokrat Sindir Max Sopacua soal KLB Rasa Reunian

  • Bagikan
banner 468x60

Sindiran dari Partai Demokrat (PD) kepada mantan kadernya, Max Sopacua mencuat. Sindiran itu dilontarkan karena Max terang-terangan mengaku berencana membuat kongres luar biasa (KLB) bersama pendiri Demokrat lainnya.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Demokrat, Herzaky Mahendra Putra yang menyindir Max. Herzaky menyebut para pendiri Demokrat yang berencana menggelar KLB hanya ingin reunian saja.”

Apalagi GPK (gerakan pengambilalihan kepemimpinan) PD ini berencana mengadakan KLB. Lah, KLB itu hak pemilik suara. Ini segelintir petualang politik sisa masa lalu dan mantan-mantan kader, mentang-mentang didukung oknum orang dekat Istana, mau mengadakan KLB, memangnya punya hak suara dari mana? Mungkin mau reunian aja kali, nyanyi-nyanyi sambil mengenang masa lalu,” kata Herzaky, kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

BACA JUGA : Golongan Ahli Sedekah Yang Dilempar Kedalam Neraka

Pendirian Demokrat sendiri diklaim untuk mengantarkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Presiden RI. Karena itu, menurut Herzaky, PD tidak akan berdiri jika tak ada SBY.

“Demokrat itu partai tokoh. Dalam dinamika politik nasional pascareformasi, Partai Demokrat dibuat untuk mendorong SBY jadi Presiden. Dengan kata lain, SBY adalah alasan pembentukan Partai Demokrat. Tak ada SBY, tak bakal ada Partai Demokrat di Indonesia,” jelasnya.

BACA JUGA : Puluhan Sapi Mati, Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur Tutup Mata

Para pihak tertentu yang merasa memiliki dan berwenang memperbaiki Partai Demokrat pun dinilai memiliki kecacatan dalam berpikir. Herzaky menilai orang tersebut memiliki ego yang besar.”Sekarang, ada orang-orang yang dulu diajak untuk melengkapi syarat administrasi pembentukan partai, tiba-tiba merasa Partai Demokrat ada karena dirinya. Besar karena dirinya. Mereka itu bukan saja menderita cacat pikiran, memandang sejarah secara anakronistik, tapi juga punya ego jauh lebih besar dari tubuhnya sendiri,” tutur Herzaky.

“Tanpa SBY, pada Pemilu 2014, elektabilitas partai ini tinggal 3% saja. Dirusak oleh ulah kader. Kala itu SBY turun tangan, dan Demokrat mampu mendapat 10%. Turun, tapi tidak terlalu curam. Turun, tapi sebagian karena faktor SBY yang tidak dapat kembali dicalonkan menjadi presiden untuk ketiga kali,” imbuhnya.

Pernyataan Max Sopacua soal rencana menggelar KLB Demokrat ada di halaman berikutnya.

Tidak lagi senafas merupakan alasan Max keluar dari Partai Emas. Berulah kemudian Max mengungkapkan rencananya menggelar KLB bersama sejumlah pendiri Demokrat.

“Udah, udah, udah (mundur dari Partai Emas). Kan sudah beredar suratnya,” kata Max saat dihubungi, Senin (22/2).

Tidak lagi senafas merupakan alasan Max keluar dari Partai Emas. Berulah kemudian Max mengungkapkan rencananya menggelar KLB bersama sejumlah pendiri Demokrat.

“Saya kan tidak ke situ. Dari awal saya sudah mengancang-ancang, dari awal gitu. Kalau KLB ini kan baru terjadi ketika nama saya dikait-kaitkan saja gitu. Nama saya dikait-kaitkan sebagai orang yang ikut kudeta begitu. Itu aja gitu,” ujar Max.

“Jadi dulu, saya kan pas AHY jadi ketua kan kita-kita ini dibuang semuanya. Karena dibuang saya ke Partai Emas pada waktu itu. Nah sekarang kita lihat ada gejala yang tidak bagus dan harus meluruskan partai ini kembali, kita ramai-ramai kembali. Tidak ada orang yang bisa menyingkirkan saya dari Demokrat. Siapa yang bisa memberhentikan saya dari Demokrat. Siapa? Deklarator saya,” sambung dia.

Berita ini telah tayang di DetikNews dengan judul : Sindiran Demokrat ke Max Sopacua soal KLB Rasa Reunian

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *