banner 728x250

Kapal Selam Milik TNI AL Hilang, Nasib 53 Kru Belum diketahui

  • Bagikan
banner 468x60

Media Pancasila – Jakarta, Kabar duka dunia dari Militer Indonesia begitu mengejutkan banyak pihak, bagaimana tidak satu unit Kapal Selam yaitu KRI Nanggala-402 milik TNI-AL dinyatakan hilang kontak saat melakukan latihan di selat Bali setelah berkomunikasi terakhir pada jam 04.30 WITA pada Rabu pagi 21/4/2021.

Berdasarkan data yang didapat Kapal Selam yang resmi masuk dalam daftar Armada Angkatan laut pada tahun 1981 tersebut membawa 53 awak yang beranggotakan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL).

Dikutip dari Antaranews.com Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan, Kapal hilang kontak setelah mendapat izin menembakkan rudal dalam misi latihan yang sedang dijalani.

“Terakhir komunikasi pada pukul 04.30, ketika mau laksanakan penembakan, sudah tidak ada komunikasi,” ungkap Panglima.

Baca Juga : Membaca Al-Qur’an Ngabuburit Ala Anggota Kodim Atim

Berdasarkan keterangan TNI AL yang dikutip dari CNNIndonesia, kapal dan kru menyelam setelah mengajukan izin menyelam ke Komandan Gugus Tugas Penembakan (Danguspurla II) pada 21 April 2021 sekitar pukul 03.00 WIB.

“Sesuai prosedur untuk selanjutnya kapal menyelam untuk melakukan penembakan. Namun setelah izin diberikan, KRI NGL hilang kontak dan tidak bisa dihubungi lagi,” tulis keterangan tersebut.

“Selanjutnya ketika hendak melakukan penembakan kapal mengajukan izin menembak dan setelah izin diberikan komunikasi sudah tidak bisa lagi dilakukan” tulis keterangan tersebut.

Ayo Baca : Diduga Perkosa Anak Kandung, Seorang Ayah Ditangkap Polisi

Setelah kehilangan kontak Tim Satgas langsung melakukan pencarian dilokasi penyelaman kapal selam yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Heri Octavian itu dengan menggunakan sonar aktif namun tidak membuahkan hasil.

Pada Pukul 07.00 waktu setempat dilaksanakan pengamatan udara menggunakan heli, ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi kapal buatan Jerman yang dibangun pada 1977 itu menyelam.

Dalam pelayaran ini seluruh personel on board: 53 orang (49 anak buah kapal, 1 komandan satuan, 3 personel arsenal) semua dalam keadaan siap baik material maupun personel tidak ada kendala,” tulis TNI AL dalam keterangan tersebut.

Tim langsung memberangkatkan KRI Rigel dari Jakarta dan KRI Rengat untuk membantu pencarian dan sebanyak dua mobil chamber juga dikerahkan serta mengirimkan distres ISMERLO (international submarine escape and rescue leaison office) yang kemudian direspons angkatan laut Singapura juga Australia.

Baca Juga : DPR ditangkap Bawa 25 Kg Sabu 

Dari hasil analisa sementara dari TNI-AL diperkirakan kapal mengalami black out sehingga kapal tidak terkendali dan tidak dapat melaksanakan prosedur kedaruratan. Sebenarnya ada tombol darurat untuk membuat kapal timbul kepermukaan namun belum diketahui pasti penyebab kecelakaan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan Tim masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.[]

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *