banner 728x250

Korea Utara Luncurkan Rudal Jarak Jauh Berhulu Ledak Nuklir, AS Naik Darah

  • Bagikan
Korea Utara Berhasil Uji Coba Rudal
banner 468x60

MediaPancasilaInternasional, Setelah melakukan parade militer pada hari peringatan ke 73 lahirnya Korea Utara pada Kamis 9/9/2021 lalu, kini negera diktator dibawah pimpinan Kim Jong Un dilaporkan berhasil menembakkan Rudal jarak jauhnya pada Sabtu 11/9 dan Minggu 12/9 kemarin.

Seperti dilaporkan Pusat Berita Korea Utara (KCNA) pada 13/9 peluncuran Rudal-rudal yang lansung diamati oleh pejabat tingkat tinggi dikatakan terbang  menempuh perjalanan selama 7.580 detik di sepanjang ‘orbit penerbangan oval dan pola-8 sejauh 1.500 km dan berhasil mengenai target di perairan, yang masih berada dalam wilayah teritorialnya sendiri.

Dikatakan bahwa  rudal jelajah jarak jauh akan menjadi senjata strategis yang  telah dilakukan sesuai dengan penelitian ilmiah dan proses pengembangan sistem senjata yang andal selama dua tahun terakhir dan masuk dalam rencana pembangunan lima tahun negeri itu.

Anggota Presidium politbiro Partai Buruh Pak Jong Chon, hadir menyaksikan langsung uji coba kali ini bersama dengan pejabat lainnya. Namun, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tidak hadir dalam peluncuran rudal andalannya kali ini padahal sebelumnya sang diktator muda itu tidak pernah absen ketika demo senjata-senjata mutakhirnya.

Memicu Ketengangan dengan AS

Uji coba nuklir ini dilakukan hanya sehari sebelum negosiator Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel) dan Jepang bertemu membahas kebuntuan damai dengan Korut. Negeri Pertapa selama ini menuduh AS dan Korsel selalu membuat ‘kebijakan bermusuhan’ dengan Pyongyang

Sebelumnya  Presiden AS Joe Biden mengatakan terbuka untuk diplomasi dengan Korut. Tapi AS,  enggan melonggarkan sanksi, namun akibat ujicoba rudal-rudal tersebut diprediksi Justru akan menambah ketegangan antara Korut dan AS terlebih Armada US Navy sedang berada di Laut Cina Selatan

Sulit Terdeteksi dan Bisa Bawa Hululedak Nuklir

para ahli militer mengatakan rudal baru milik Korea Utara ini mirip dengan rudal jarak jauh Tomahawk milik AS dan rudal jelajah Hyunmoo-3C  Korea Selatan.

Jeffrey Lewis, seorang peneliti rudal di James Martin Center for Nonproliferation Studies, mengatakan rudal jelajah serangan darat jarak menengah merupakan kemampuan yang cukup serius bagi Korea Utara.

“Ini adalah sistem lain yang dirancang untuk terbang di bawah radar pertahanan rudal atau di sekitarnya,” kata Lewis di Twitter, seperti dikutip Reuters.

Meski tidak memiliki jangkauan sejauh rudal balistik, rudal jelajah sejenis ini masih sangat mengancam karena terbang dalam garis yang relatif lurus dan pada ketinggian rendah, membuatnya lebih sulit untuk dideteksi. Rudal jelajah juga dapat membawa hulu ledak nuklir.

Rudal jelajah dan rudal balistik jarak pendek yang dapat dipersenjatai dengan bom konvensional atau nuklir sangat mengganggu kestabilan jika terjadi konflik karena tidak jelas jenis hulu ledak yang mereka bawa. []

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *