banner 728x250

LMND : Medco Harus Bertanggung Atas Peristiwa Keracunan Massal

  • Bagikan
banner 468x60
Zulkifli, Penanggung Jawab Ketua Eksekutif Kabupaten Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND ) Aceh Timur.

Media Pancasila – Aceh Timur,  Ketua Eksekutif Kabupaten Liga Mahasisa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Aceh Timur, Zulkifli, meminta PT. Medco bertanggung jawab atas peristiwa keracunan yang dialami oleh masyarakat Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur

Kejadian tersebut telah berefek terhadap kesehatan masyarakat disekitar tambang, Sebagaimana diberitakan sebelumnya puluhan masyarakat  mengalami mual dan muntah-muntah diduga setelah menghirup bau busuk yang diduga berasal dari sumur gas milik PT. Medco E&P Malaka yang berada di Desa Alue Siwah Kecamatan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur, yang mengalami kebocoran pipa, selengkapnya baca Disini

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Kejadian tersebut memaksa masyarakat harus mengungsi ke kantor camat setempat demi keselamatan, selengkapnya baca Disini

“PT. Medco harus bertanggung jawab atas peristiwa ini, dan mereka harus menjamin kesehatan para korban yang mengalami keracunan dan para warga yang sedang mengungsi,” ujar Zulkifli.

Menurut Zulkifli, masyarakat bisa mengalami keracunan akibat pihak perusahaan yang dinilai mengabaikan Keamanan dan Kesehatan masyarakat yang tinggal jika terjadi kecelakaan seperti ini.

BACA JUGA : Suara azan dianggap mengganggu tidur, Muazin Berusia 70 Tahun Dibunuh

“Pihak perusahaan saya nilai tidak mempedulikan keselamatan dan kesehatan masyarakat yang tinggal dilingkar tambang jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, “Buktinya masyarakat banyak yang mengalami keracunan setelah menghirup bau busuk yang diduga berasal dari sumur gas.”

Ayo Baca : Polda Aceh Amankan 8 Orang Yang Diduga Lakukan Pertambangan Ilegal di Lhokseumawe

Zulkifli menambahkan, Pada tahun 2019, hasil rapat digedung DPRK Aceh Timur terkait bau busuk yang dihasilkan oleh perusahaan PT. Medco E&P Malaka. Saat itu, mitra akademisi PT. Medco dari ITB menyarankan pihak perusahaan untuk memasang alat pendeteksi gas beracun dan Alarm peringatan disetiap pemukiman warga, namun hal itu tidak pernah dilakukan oleh pihak perusahaan, hingga hal yang dikhawatirkan terjadi.

“Kami minta perusahaan harus bertanggung jawab atas kejadian ini, dan meminta pihak berwenang bai ditingkat daerah dan pusat untuk memberi sangsi atas kelalain pihak perusahaan.” tambah Zulkifli. []

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.