banner 728x250

Pihak PT.Medco Paparkan Penanganan Kejadian Di Aceh Timur Ke DPRA

  • Bagikan
banner 468x60

Media Pancasila – Banda Aceh, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Medco E&P Malaka (Medco Malaka) memaparkan hasil penanganan teknis dan non teknis terkait Insiden bau gas yang diduga berasal dari asap suar kegiatan perawatan sumur AS-11 di Blok A, Aceh Timur kepada DPRA (Dewan Perwakilan Rakyat Aceh) di Banda Aceh pada Senin 19/4/2021.

Dalam rapat paparannya BPMA berharap agar penanganan kejadian tersebut selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat dan lingkungan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Medco Malaka.

Baca Juga : Ledakan Dahsyat Terjadi di Balongan, Ada Apa?

Lebih lanjut BPMA bersama pihak PT. Medco Malaka juga menyampaikan hasil survei pemantauan gas di lokasi sumur AS-11, AS-9A, AS-12 dan area pemukiman Desa Panton Rayeuk T dan sekitarnya oleh Dinas Lingkungan Hidup Aceh Timur bersama pihaknya bahwa pengukuran kualitas udara di desa tersebut pada Senin (12/4), tidak ditemukan bau gas dan parameter SO2, H2S, dan CH4 di udara terbaca NOL atau normal.

Mengacu hasil ini, Warga Desa telah kembali ke rumah pada Rabu pagi 14/4/2021.

Baca Juga :  4 Ruko Ludes Terbakar di Pasar Cibinong

Sementara itu, saat ini tim independen dari Universitas Syiah Kuala diturunkan untuk terus melakukan pengkajian kualitas udara di area operasi tambang PT. Medco Malaka dan pemukiman masyarakat sekitarnya.

Susanto selaku General Manager PT. Medco E&P Malaka menerangkan, Pada proses penanganan warga terdampak, pihaknya telah menyalurkan kebutuhan logistik, pemberian dana kompensasi tidak dapat bekerja, kebutuhan perayaan meugang, mendampingi dan menanggung biaya perawatan warga di rumah sakit.

“Saat ini, Perusahaan terus memonitor kondisi sekitar area operasi dan mendirikan pusat penerimaan keluhan warga. Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak dan juga terus berkoordinasi dengan Aparat di Aceh dan Aceh Timur,” ujar Susanto.

Ayo Baca : Cucu Bunuh Nenek Diringkus Polres Aceh Tamiang, Begini Kronologinya

Kepala BPMA Teuku Muhammad Faisal menambah, Sejak pertama kali laporan diterima, pihaknya telah mengirimkan Tim untuk terus memonitor dan memberikan arahan kepada pihak Medco serta berkoordinasi lansung dengan pihak Independen yang melakukan pengkajian di lapangan juga dengan instansi terkait lainnya.

Sumber : Rilis Humas PT. Medco E&P Malaka

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *