banner 728x250

Puluhan Sapi Mati, Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur Tutup Mata

  • Bagikan
banner 468x60
Sejumlah Sapi milik masyarakat Mati di karang Inong, Kec. Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur

Media Pancasila – Aceh Timur, Puluhan hewan ternak sapi milik warga di Desa Karang Inong, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terserang penyakit yang mengakibatkan sejumlah sapi tersebut mati, hingga saat ini penyakit yang menyerang puluhan sapi tersebut belum di ketahui penyebabnya. adapun Kejadian matinya puluhan sapi tersebut telah terjadi semenjak Januari 2021 yang lalu.

salah seorang pemerhati kesehatan ternak di Aceh Timur, Barmawi sangat menyangkan tanggapan dari pihak Dinas terkait dari peristiwa matinya sejumlah sapi milik warga di Desa Karang Inong tersebut yang hingga kini tidak melakukan uapaya apapun. Padahal menurutnya, matinya sejumlah sapi ini merupakan kejadian yang luar biasa dan mengakibatkan kerugian yang tidak kecil bagi para peternak.

“iya bang, kita menilai pihak Dinas terkait tidak berupaya untuk mencari solusi bahkan belum ada peninjauan yang dilakukan pihak Dinas sendiri, padahal seperti kita ketahui, di setiap Kecamatan sudah di tugaskan dari pihak Dinas sendiri seperti tenaga medis hewan (mantri hewan) untuk melakukan pemantaun terkait kesehatan ternak dan sebagainya,” ujar Barmawi.

Barmawi juga berharap, agar para petugas peternakan khususnya di Aceh Timur untuk peduli terhadap tanggung jawab dan tugasnya, sehingga tidak melakukan tugas yang hanya jika mengharapkan upah dari masyarakat,” demikian Barmawi.

Para peternak yang mengeluh akibat banyaknya sapi yang mati tanpa mengetahui penyebabnya

Selain itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur, Lukman saat dikonfirmasi awak media melalui seluler pada 14 Februari yang lalu mengatakan, bahwa pihaknya akan segera mengirim petugas untuk melakukan peninjauan terhadap kasus matinya sapi tersebut.
“iya makasih bang, untuk informasinya, besok kita akan mengirimkan petugas untuk melakukan peninjauan ke lokasi matinya puluhan sapi tersebut,” kata Lukman.

Baca Juga : Satu Unit Bengkel di Peureulak Ludes Terbakar

Sementara itu, hingga saat ini menurut informasi dari masyarakat sekitar, pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan belum melakukan peninjauan dan melakukan upaya apapun dalam kasus ini, padahal dalam Januari 2021 hingga saat ini diperkirakan lebih dari 30 ekor sapi telah mati. (Ariss)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *