banner 728x250

Puskesmas Abaikan Prokes dan Tolak Masyarakat Yang Hendak Vaksin

  • Bagikan
banner 468x60

Media Pancasila – Aceh Timur, Pelaksanaan vaksin di Puskesmas Alue Nibong, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terlihat ramai dan berdesakan serta tidak mematuhi Protkes, hal ini disebabkan pihak Puskesmas tidak menyediakan tempat yang memadai sehingga terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Prokes pelaksanaan vaksin diabaikan.

Meski menggunakan masker namun kerumunan tidak terhindarkan, Yunan Nasution warga Peureulak kepada media ini mengatakan ” sangat disayangkan ketika proses pelaksanaan vaksin yang bertujuan mencegah penyebaran virus corona, namun pelaksaan nya mengabaikan prokes.

Yunan Nasution
Yunan Nasution prihatin melihat ketidak siapan Puskesmas Perureulak dalam melaksanakan vaksin Covid-19

“Kita semua sedang berperang melawan pandemi ini, jadi bagi pelaksana vaksin jangan hanya sekedar gugur kewajiban, jadilah contoh yang baik, saya apresiasi muspika kecamatan peureulak yang berhasil melakukan sosialisasi dan pendekatan terhadap masyarakat Peureulak sehingga antusias masyarkat sangat tinggi, namun ada sebagian warga yang sudah sejak pagi sampai sore mengantri, malah disuruh pulang dan kembali lagi besok, ini menunjukan bahwa puskesmas peureulak tidak siap melaksanakan Vaksin,” Ujar Yunan.

Baca Juga : Satu Rumah Ludes Terbakar Saat Pemiliknya Jenguk Anak Di Dayah

Satu hal lagi yang perlu saya tegaskan bahwa sesuai Surat telegram bernomor ST/3220/XI/KES.7./2020 tertanggal 16 November 2020 itu ditandatangani oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Salah satu perintah dalam surat itu adalah agar jajaran kepolisian menegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap pelanggar protokol kesehatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kita melihat Puskesmas juga tidak menyediakan tempat yang memadai, sehingga tidak terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

Ayo Baca : Patut di Contoh, Aksi Bhabinkamtibmas Bantu Warga Pedalaman Ke Rumah Sakit

Sementara itu, Keukchik Desa Matang Peulawi, Barmawi juga turut mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan dari pihak Puskesmas Peureulak tersebut.

“Sejak pagi tadi kami, beserta perangkat Desa telah mengantri dan mengisi data untuk melakukan vaksin, namun hampir menjelang sore, pihak Puskesmas dengan santainya mengatakan sebaiknya bapak pulang saja, dan kembali besok untuk di vaksin karena kami tidak sanggup melakukan vaksin sebab masyarakat terlalu banyak,” Ucap Barmawi sembari menirukan kata Pelayan Puskesmas.

Lebih lanjut dia menyatakan pihaknya sangat mendukung apapun upaya Pemerintah dalam melindungi masyarakat dari resiko infeksi virus Corona dan kami juga mengapresiasi pihak muspika yang bekerja keras mensosialisasikan pentingnya vaksin Bagi masyarakat.

Disamping itu, Barmawi juga berterima kasih kepada Kapolsek dan Camat Peureulak yang berupaya memfasilitasi dan memobilisasi perangkat desanya untuk mendapatkan vaksin di Puskesmas lain setelah ditolak sepihak oleh Puskesmas Peureulak.

Dia juga berharap agar Pihak Dinas Kesehatan Aceh Timur untuk mengevaluasi kinerja Puskesmas itu.

“Kita mendukung upaya pemerintah dan berharap masyarakat juga juga tidak ragu untuk di vaksin, maka mewajibkan Perangkat, Tuha Peut juga kader Posyandu datang hari ini, supaya masyarakat bisa melihat dan yakin bahwa tidak ada efek negatif dari imunisasi tersebut, namun pihak Puskesmas yang seharusnya menjadi pionir dalam memutus mata rantai Covid-19 malah mengecewakan, bagaimana mereka bisa melayani masyarakat dengan maksimal perangkat aja begini dibuatnya, kami berharap Dinas Kesehatan turun tangan agar tidak ada lagi masyarakat yang jadi korban,” tutup Barmawi.

Hingga berita ini di tayangkan, pihak Puskesmas enggan untuk dimintai keterangan oleh awak media.(Ariss)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.