banner 728x250

Sebut Injil Fiksi, Ustaz Yahya Waloni Ditangkap Bareskrim Polri

  • Bagikan
banner 468x60

Media Pancasila – Jakarta, Ustaz Yahya Waloni yang dikenal dengan ceramahnya yang keras kini berurusan dengan Kepolisian,  Sang Ustaz ditangkap pihak  Bareskrim Polri – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) di rumahnya yang terletak dikawasan Cibubur, Jakarta Timur pada Kamis, 26/8/2021 sekitar jam 17.00 sore.

Dikawal Aparat Kepolisian Ust Yahya Waloni tiba di Bariskrim sekitar jam 18.30 wib dengan menggunakan baju batik dan kopiah bewarna hitam.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono membenarkan  kabar penagkapan tesebut terkait kasus ujaran kebencian yang didasarkan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

“Iya benar pelaku (Yahha Waloni)  sudah ditangkap dirumahnya tadi sore,” kata Rusdi

Ustadz Yahya Waloni di Tangkap
Aparat Ditpidsiber Bareskrim Polri Menangkap ustadz Yahya Waloni di Rumah di Cibubur, Kamis 26/8/2021

 

Baca Juga : Diduga Stress Akibat Himpitan Ekonomi, Wanita Paruh ditemukan Tewas Tergantung

Kenapa Ditangkap?

Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme ke Bareskrim Polri di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa, 27 Apri 2021

Ustaz Yahya Waloni dilaporkan atas dugaan penistaan terhadap agama tertentu karena menyebut Injil adalah Fiksi, laporan teregistrasi dengan Nomr : LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM.

Pegiat media sosial kerap menyerukan tangkap Yahya Waloni, dalam kanal YouTubenya, Deni Siregar mendesak Polri untuk segera menangkap ustaz tersebut karena ceramah lamanya yang juga tersebar dikanal di YouTube yang dianggap melecehkan agama Kristen.

Sebagaimana Muhammad Kece  juga sudah ditangkap atas kasus penistaan terhadap agama Islam karena dianggap telah menghina Nabi Muhammad SAW. []

Ayo Baca : Kisah Pinangan Rasullualh Kepada Sayyidah ‘Aisyah Yang Diberkahi Allah

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *