banner 728x250

Sejarah Baru, Ilmuwan NASA Berhasil Membuat Oksigen Di Planet Mars

  • Bagikan
banner 468x60

Media Pancasila – Astronomi, Robot penjelajah yang diberi nama Mars Perseverance milik NASA baru saja mencetak rekor pertama di Planet Mars, yang dapat membantu membuka jalan bagi astronot untuk menjelajahi Planet Merah tersebut pada suatu hari nanti.

Penjelajah Mars Perseverance NASA mengambil selfie dengan helikopter Ingenuity, terlihat di sini sekitar 13 kaki (3,9 meter) dari penjelajah. pada 6 April 2021. (Sumber foto: NASA / JPL-Caltech / MSSS)

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, manusia berhasil menggunakan instrumen MOXIE yang tertanam di badan Robot penjelajah Mars Perseverance,  untuk menghasilkan oksigen, dari atmosfer Mars yang tipis dan didominasi karbon dioksida.

Teknologi tersebut selain bisa membantu astronot bernapas di Mars, juga bisa digunakan untuk mendorong roket yang membawa mereka (Mars Perseverance) kembali ke Bumi.

Tonggak sejarah MOXIE terjadi pada hari Selasa (20 April), hanya satu hari setelah helikopter Ingenuity NASA terbang pertam kali planet merah itu.

“Ini adalah langkah penting pertama dalam mengubah karbon dioksida menjadi oksigen di Mars,” kata Jim Reuter, administrator asosiasi Direktorat Misi Teknologi Antariksa NASA, dalam sebuah pernyataan pada 21/4/2021

“MOXIE memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi hasil dari demonstrasi teknologi ini penuh dengan keyakinan kami bergerak menuju tujuan dimana suatu hari melihat kita manusia di Mars.

MEMBUAT OKSIGEN DI MARS
Robot penjelajah Mars Perseverance dan helikopter Ingenuity Milik Nasa Setelah beberapa hari mendarat di Planet Mars (Sumber Foto : Nasa.gov)

MOXIE ( Singkat dari”Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment,” dalam bahasa Indonesia dapat di artikan : Eksperimen Penggunaan Sumber Daya Oksigen di Planet Mars).

MOXIE adalah sebuah peralatan seukuran pemanggang roti menghasilkan oksigen dari karbon dioksida, mengeluarkan karbon monoksida sebagai produk limbah. Proses konversi terjadi pada suhu sekitar 1.470 derajat Fahrenheit (800 derajat Celcius), jadi MOXIE terbuat dari bahan tahan panas dan memiliki lapisan emas tipis untuk menjaga panas yang berpotensi merusak agar tidak menyebar ke luar ke tubuh Perseverance.

Tim MOXIE menghangatkan instrumen selama dua jam kemarin, lalu mengeluarkan oksigen selama satu jam. MOXIE menghasilkan 5,4 gram oksigen selama rentang itu, cukup untuk membuat astronot bernapas dengan mudah selama 10 menit, kata pejabat NASA.

Tim belum memaksimalkan MOXIE dalam ujicoba pertamanya, kedepan Instrumen tersebut menghasilkan sekitar 10 gram oksigen per jam, tim berencana untuk melakukan sekitar sembilan putaran lagi dengan robot Mars Perseverance selama satu tahun Mars (sekitar 687 hari Bumi).

Uji coba ini akan dikelompokkan menjadi tiga fase, kata pejabat NASA. Tahap pertama adalah memeriksa dan mengkarakterisasi instrumen, dan tahap kedua akan menilai kinerja MOXIE dalam berbagai kondisi atmosfer. Selama fase ketiga dan terakhir, “kami akan mendorong hasil kerjanya,” kata peneliti utama MOXIE Michael Hecht dalam pernyataan yang sama.

Meningkatkan hasil kerjanya kemungkinan akan melibatkan pengujian mode operasi baru atau menambahkan “kerutan baru, seperti lari di mana kita membandingkan operasi pada tiga atau lebih suhu yang berbeda,” tambah Hecht, yang berbasis di Haystack Observatory di Massachusetts Institute of Technology.

 

MOXIE DAN MASA DEPAN UMAT MANUSIA Planet DI MARS
Insinyur NASA memasukkan instrumen MOXIE ke dalam Robot penjelajah Mars Perseverance pada Maret 2019. (Sumber foto : NASA / JPL-Caltech)

Saat ini MOXIE belum dapat menghasilkan oksigen yang cukup untuk membuat peradaban bagi upaya eksplorasi di masa depan. Misalnya, meluncurkan empat astronot dari permukaan Mars kemungkinan akan membutuhkan sekitar 15.000 pon. (7.000 kilogram) bahan bakar roket dan 55.000 lbs. (25.000 kg) oksigen, kata pejabat NASA. (Propelan roket terdiri dari bahan bakar dan pengoksidasi yang membantunya terbakar.)

Tetapi penerus MOXIE yang jauh lebih besar berpotensi menjadi pendorong eksplorasi yang hebat, memungkinkan astronot Mars untuk ” hidup dari daratan planet itu” daripada bergantung pada pasokan yang mahal dan jarang dari Bumi, kata pejabat badan tersebut.

Setelah Robot Mars Perseverance berhasil mendarat di dalam Kawah Jezero selebar 28 mil (45 kilometer) pada 18 Februari, robot tersebut menjalani misi berburu tanda-tanda kehidupan Mars kuno dan mengumpulkan sampel untuk kembali ke Bumi di masa depan. Penjelajah akan dapat fokus sepenuhnya pada pekerjaan inti itu dalam waktu sekitar dua minggu, ketika jendela penerbangan selama sebulan Ingenuity berakhir.

Dan MOXIE akan terus melakukan tugasnya di belakang layar dengan memompa sedikit karbon monoksida ke udara Mars yang berdebu sesekali untuk menghidupkan robot roda enam itu.

Sumber 1 :  Email By : NASA.gov

Sumber 2 : Website SPACE.com

Diterjemahkan dan ditulis kembali oleh : Barmawi

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *