banner 728x250

Seorang Security ditemukan Tewas Tergantung di Peureulak Barat

  • Bagikan
banner 468x60

MEDIAPANCASILAAceh Timur, Kerap kensumsi sabu, hidup seorang Pria paruh baya bernama JM (36) nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali dirumahnya, di Gampong Paya Seungat Kecamatan Peureulak Barat Aceh Timur pada 13/11/2021 jam 21.00 wib.

Awalnya JM ditemukan oleh istrinya MYN (37), saat dirinya berada dalam kamar, terdengar seperti ada benda jatuh, namun setelah di periksa keluar.

Hal mengejutkan saat Mariana menemukan suaminya JM, tergantung mengunakan seutas tali nilon putih pada kosen pintu rumahnya.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun, kehidupan rumah tangga itu sudah lama tidak harmonis, namun demikian MYN syok dan tidak menyangka suaminya nekat mengakhiri hidupnya usai cekcok pada jam 8 malam itu.

Saat dikonfirmasi, Keuchik Gampong Paya Seungat Jaban Ishak membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, saat melihat kejadian itu, MYN mencoba memberikan pertolongan dengan mengangkat tubuh korban, namun ia tidak sanggup.

Setelahnya sang istri berlari kerumah pamannya yang berjarak sekitar 80 meter untuk meminta pertolongan.

Namun, sesampainya kerumah nyawa korban tak dapat tertolong lagi dan mereka melaporkan ke pihaknya.

“Sebelumnya mereka terlibat cekcok dan percekcokan keluarga itu sudah sering terjadi,” Kata Jaban Minggu (14/11/2021).

“Menurutnya keterangan dari istrinya, sebelumnya pasangan ini ada masalah hingga terjadi cekcok, namun tak diduga suaminya bunuh diri,” jelas Jaban.

Sumber lain mengatakan, korban yang sehari-hari bekerja sebagai satpam di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di desa Teumpeun itu kerap mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, akibatnya rumah tangganya amburadul.

“Ini efek dia menggunakan sabu bang, makanya keluarganya selalu ribut,” kata sumber yang tidak mau namanya disebutkan.

Baca Juga : Akibat Tabrak Lari, Pelajar di Aceh Timur Meninggal Dunia dan Kritis

Sementara Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK melalui Kapolsek Peureulak Barat Ipda Irfan S. H. Membenarkan kejadian bunuh diri tersebut dan sudah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh pihak Reskrim.

“Benar Bang, kami juga sudah melakukan olah TKP namun tidak ditemukan indikasi yang mengarah ke tindak pidana lain dan menurut analisa ini murni bunuh diri,” Kata Irfan.

Irfan menambahkan, Jika ada temuan lain akan diberitahukan selanjutnya.

Kejadian ini mencerminkan betapa narkoba merusak kehidupan penggunaannya disegala sendi, harga yang selangit menghancurkan ekonomi sedangkan efek pemakaian merusak kesehatan dan kualitas mental serta pola pikir bagi penggunanya. (BM)

Saksikan video derita hidup anak Papua ditengah Konflik

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *