banner 728x250

Tambak di Rusak Banjir, ini Yang di Lakukan DKP ACEH di Aceh Timur

  • Bagikan
banner 468x60

Bersama Kepala Desa Barmawi, Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh serta Kadis Perikanan Aceh Timur, melakukan meninjau ke tambak rusak di Desa Mantang Peulawi yang yang terdampak akibat banjir beberapa waktu lalu. 

Stetment.com, Aceh Timur – Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Aceh, Dr.Ir, Ilyas, MT didampingi Kadis Perikanan Aceh Timur, Ir Syawaluddin, Pada Selasa, (15 Desember 2020) melakukan lawatan ke lokasi tambak masyarakat yang rusak akibat hujan deras dan banjir pada minggu lalu, tidak hanya kerugian dan rusaknya tambak masyarakat, namun kerugian petani tambak juga akibat lepasnya budidaya ternak ikan dan udang yang ada ditambak oleh luapan air meratakan areal tambak. Adapunn terdapat dua desa yang dikunjungi Pihak DKP, yakni Gampong Matang Peulawi dan Gampong Pasir Putih Kecamatan Peureulak.
Dalam arahanya Kadis DKP Aceh, menurut keterangan kedua Kepala Desa Yang dalam kesempatan tersebut menjadi lokasi kunjungan, yakni Barmawi selaku Keuchik Gampong Matang Peulawi Kecamatan Peureulak, dan Fadli Sulaiman Keuchik Pasir Putih, pada Media ini, Selasa, Menjelaskan bahwa pihak DKP Provinsi Aceh dan Dinas Perikanan Aceh Timur akan berupaya, melaporkan permasalahan ini kepada Gubernur Aceh, agar selanjutnya dapat diberikan solusi terkait permasalahan tambak warga yang umumnya rusak di sebabkan oleh peristiwa banjir tersebut.
Selain itu, menyangkut kerugian masyarakat pemilik tambak akan di upayakan semoga dapat terbantu ,” Demikian di sampaikan. Dari data yang di sampaikan, Barmawi Keuchik Matang Peulawi, bahwa areal tambak di wilayahnya yang rusak akibat hujan deras dan banjir lebih kurang 34 Hektar dan kerugian di perkirakan Rp.350.000.000, ini data yang di peroleh pemilik tambak ,” Ujar Barmawi. 
Sama halnya yang di sampaikan Keuchik Pasir Putih Kecamatan Peureulak, Fadli Sulaiman, pada umumnya tambak milik warga Gampong Pasir Putih rusak dan nilai kerugianya juga ratusan juta, oleh karenanya kedua Kepala Desa tersebut berharap perhatian penuh kepada Pemerintah Aceh dan Kabupaten Aceh Timur dapat mencari jalan yang terbaik atas hal kerugian oleh bencana tersebut, mengingat lahan tambak adalah tempat masyarakat menggantugkan mata pencaharianya, jadi sangat di harap kebijakan Pemerintah untuk mencari solusi permasalahan ini. 
Selain itu, Keuchik Barmawi turut menyampaikan bahwa didalam wilayah Gampong Matang Peulawi masih banyak kendala yang di hadapi Masyarakat petambak dan nelayan diantaranya Abrasi sungai serta alur yang membutuhkan Talud juga masalah Kuala yang dangkal membuat nelayan sulit saat hendak masuk dan keluar ketika melaut serta beberapa masalah lainnya.
Sementara itu, Banjir yang melanda Aceh Timur beberapa waktu yang lalu, sangat menyisakan keprihatinan seluruh warga, Lahan sawah, lahan tambak dan usaha lainya terimbas bahkan sendi kehidupan lainya juga ikut terdampak. saat ini masyarakat berharap atas bantuan perbaikan segala sektor kehidupan agar ekonomi tetap berjalan seperti biasanya,” Itulah Harapan sepunuhnya. (Riss)
banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *