banner 728x250

Tertangkap Mesum Dimobil, Oknum PNS Dicambuk

  • Bagikan
banner 468x60

Media Pancasila – BANDA ACEH, Oknum PNS berinisial AG (48) asal Aceh Besar bersama dengan  wanita bersuami, AS (42) asal Sabang, ikut menjalani hukuman cambuk bersama enam pelanggar syariat lainnya.

Pelaksanaan hukuman cambuk tersebut berlangsung  di Taman Bustanussalatin (Taman Sari), Banda Aceh, Senin (8/3/21).

BACA JUGA: Oknum PNS Pembakar Kantor Bupati Bireuen di Tangkap

Dikutip dari berbagai sumber, pelaksanaan hukuman cambuk dimulai mulai dari pukul 11.00 WIB.

Sebelum pelaksanaan hukuman kedua terpidana telah diperiksa Tim Medis dan Setelah dinyatakan sehat AG merupakan teripidana terakhir yang menjalani eksekusi cambuk. Sedangkan AS merupakan teripidana ke tiga yang menjalani hukuman.

BACA JUGA : Tak Bisa Berenang Farhan Ditemukan Meninggal Terseret Arus Sungai

Seperti diketahui sebelumnya oknum PNS berinisial AG (48) asal Aceh Besar dengan wanita bersuami, AS (42) asal Sabang, kedapatan berduaan di dalam mobil yang diduga mesum di Jalan Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh pada Kamis (14/1/2021) lalu.

Berdasarkan keputusan kejaksaaan Negeri Banda Aceh, Senin (8/3/2021)  dengan amar keputusan nomor 18/JN/2021/MS-BNA dinyatakan bersalah melakukan Jarimah Ikhtilat sesuai dengan pasal 25 Ayat 1 qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

BACA JUGA : Lakalantas Fuso VS Pick Up Sopir Meninggal di TKP

Mahkamah memutuskan hukum keduanya dengan uqubat ta’zir berupa cambuk sebanyak 20 kali dikurangi masa tahanan dua kali cambukan.

Jadi keduanya mendapat hukuman cambuk sebanyak 18 kali dimuka umum.

Selain AG dan AS pada kesempatan tersebut juga  ada enam pelanggar lain yang dicambuk dan melanggar Qanun 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat yang juga dinyatakan sudah inkrah dari Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh.

Terpidana tersebut masin-masing berinisial MU dan pasangannya RA, dengan masing-masing mendapatkan 25 kali cambukan.

Lalu, MD dan pasangannya ZU, masing-masing mendapatkan 25 kali cambukan, serta MA dan SO, masing-masing  mendapatkan 10 kali cambukan.

Plt Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Heru Triwajanarko SSTP MSi,  mengatakan  pelaksanaan hukuman dilakukan terhadap empat pasang.

“Hari ini yang dicambuk ada empat pasang, yang terdiri dari tiga pasang kasus ikhtilat dan satu pasang kasus khalwat,” sebutnya.[]

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan