banner 728x250

Video Pemukulan Warga Viral, Kasat Lantas Polres Deliserdang Dicopot

  • Bagikan
Polisi pukul warga
banner 468x60

MEDIAPANCASILA- Medan Deli, Nama Institusi Polri kembali viral di Sumatera Utara, bukan karena prestasi namun akibat tapi karena ulah oknum polisi lalu lintas memukuli warga sampai babak belur  di pinggir jalan di Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kejadian tersebut terjadi, pada Rabu (13/10/2021).

Aksi itu sempat direkam warga dan viral di media sosial. Dalam video tersebut, oknum polisi terlihat memukul warga denga serius, Pria tersebut yang kemudian diketahui bernama Andi Gulktom sempat melakukan perlawanan, namun kembali dipukul oleh oknum polisi  itu hingga terkapar di tanah. Sampai ada polisi lain yamg menengkan oknum polisi yang melkakukan pemukulan tersebut.

Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi membenarkan kejadian tersebut.

“Oknum tersebut petugas di Satlantas Polres Deli Serdang sudah diberikan sangsi berupa pencootan dari Jabatanya Kasat Lantas,” kata Yemi pada14 Oktober 2021.

Dia menambahkan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (13/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Keributan terjadi berawal dari pria yang diketahui bernama Andi Gultom itu melanggar lalu lintas.

Baca Juga : Pernikahan Ricuh, Mertua Tendang Wajah Pengantin pria

“Personel Satlantas Polresta sedang berada di simpang Cemara dalam menjalankan tugas. Terjadi perselisihan paham dengan salah satu pengendara yang menyebabkan personel kita melakukan pemukulan kepada saudara Andi Gultom oleh Aipda Gonzalves,” UjarKapolres.

Namun  demikian, mewakili institusi dirinya  Mandagi meminta maaf kepada keluarga korban dan mengakui kalau anggotanya salah.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada seluruh warga masyarakat atas tindakan oknum tersebut dan kami bertanggung jawab untuk penyembuhan saudara Andi Gultom,” tutupnya (BM)

saksikan videonya di link berikut

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.