banner 728x250

Warga Bubarkan Acara Rateb Siribe MPTT Di Peureulak

  • Bagikan
banner 468x60

Media Pancasila – Aceh Timur, Warga membubarkan acara Rateb Siribe yang dilakukan para jama’ah Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) saat melakukan zikir di sebuah ruko lantai dua Gampong Beusa Seberang, Peureulak Barat, Aceh Timur, sekira pukul 22.30 WIB, Rabu (16/6/2021), karena diduga tidak sesuai dengan kaidah Ahli Sunnah yang di terapkan di Aceh Timur secara keseluruhan.

Tak ada yang mengkoordinasi ratusan warga datang dengan jumlah yang semakin bertambah ramai, kondisi ini menyebabkan kemacetan di ruas jalan Banda Aceh-Medan pada saat itu, terpantau kemacetan panjang itu mencapai ratusan meter dari lokasi berkumpulnya Massa.

Baca Juga : Lakalantas Usai Pembubaran Rateb Siribe, Seorang Anggota Kepolisian Meninggal Dilokasi

Berdasarkan informasi yang dihimpun Media ini, ruko tersebut milik TS (42) warga Gampong Labuhan Kede, Sungai Raya, Aceh Timur yang berdagang keramik dan alat listrik.

Menurut saksi mata salah seorang warga Peureulak yang merekam kejadian tersebut mengunakan ponselnya, Barmawi wartawan, Kamis (17/06/2021) mengatakan, kejadian berawal sekira pukul 22:30 WIB, warga disekitar mendengar suara jamaah sedang berzikir di ruang tingkat atas ruko tersebut yang identik dengan Rateb Siribe.

Baca Juga : Kronologi Poldasu Ungkap Jaringan Narkoba di Aceh Timur

Para jama’ah tersebut berasal Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Peureulak Barat berjumlah 30 orang terdiri dari perempuan dan laki- laki datang ke lokasi menggunakan dua unit kendaraan roda 4 dan roda dua.

Menurutnya, warga sekitar mencurigai adanya pengajian aliran sesat (Rateb seribee/zikir seribu) terlihat para jamaah memakai kopiah dengan tanda logo MPTTI.

Warga berkumpul di depan ruko tersebut dengan tujuan mengusir mereka dengan berteriak-teriak sambil melempar batu ke ruko tersebut.

Namun para jama’ah pengajian tersebut tetap bertahan di dalam diruang ruko, karena takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Melihat kondisi tersebut, sekira pukul 23:00 WIB personil Koramil 15/Peureulak Barat bersama Polsek Peureulak Barat datang ke lokasi untuk meredakan amarah warga.

Keadaan saat itu semakin ramai, warga terus berdatangan dan sekira pukul 00:00 WIB, kembali datang bantuan personil dari Shabara Polres Aceh Timur yang dipimpin Kabag Ops, Kompol Salmidin guna membubarkan massa agar tidak berbuat/melakukan anarkis yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain.

Kemudian, sekira pukul 01:30 WIB, Kamis (17/06/2021) para Jama’ah Zikir MPTTI diamankan ke Polres Aceh Timur dengan menggunakan mobil truck Polres Aceh Timur guna dimintai keterangan lebih Lanjut.

“Kini kasus tersebut dalam penanganan Polres Aceh Timur guna diadakan penyelidikan untuk meluruskan permasalahan,” tutup Barmawi. [Ariss]

Saksikan videonya Disini

https://youtu.be/yFCJeYY60Do

 

 

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *